← Back to portfolio

TRADISI KAMOMOSE, TRADISI UNIK CARI JODOH DENGAN MELEMPAR KACANG, DI BUTON TENGAH

Published on

TRADISI KAMOMOSE, TRADISI UNIK CARI JODOH DENGAN MELEMPAR KACANG, DI BUTON TENGAH

PROLOG:

    APAKAH ANDA JOMBLO?// (JEDA)

    ATAU SUDAH MEMILIKI PASANGAN?// (JEDA)

    JIKA YA/ SEMOGA HUBUNGAN ANDA DAN PASANGAN LANGGENG DAN BAHAGIA//

    LALU/ BAGI PARA JOMBLO/ APA YANG BIASANYA DILAKUKAN ORANG-ORANG DALAM MENCARI JODOH?//

    DI ERA MODERN SEPERTI SAAT INI/ BANYAK ORANG YANG MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL/ BIRO JODOH/ HINGGA PERANGKAT APLIKASI MENCARI JODOH DI SMARTPHONE/ SEBAGAI SALAH SATU CARA MEREKA UNTUK MENDAPATKAN JODOHNYA//


    (mulai masuk ke gambar liputan, tradisi unik cari jodoh)

      TERNYATA/ BERAGAM USAHA UNTUK MENCARI JODOH INI/ SUDAH ADA SEJAK ZAMAN NENEK MOYANG LOH// SUKU-SUKU BANGSA DI INDONESIA MEMILIKI TRADISI-TRADISI UNIK DALAM MENCARI JODOH/ YANG DIWARISKAN SECARA TURUN TEMURUN DARI PARA LELUHUR// BEBERAPA DIANTARANYA/ MASIH DILAKUKAN HINGGA SAAT INI// SEPERTI YANG ADA DI DAERAH LAKUDO/ KABUPATEN BUTON TENGAH/ SULAWESI TENGGARA// DI SINI/ PARA LELAKI LAJANG/ MELEMPARKAN KACANG KEPADA GADIS PILIHAN HATINYA/ YANG DISEBUT SEBAGAI TRADISI KAMOMOSE// SEPERTI APA TRADISI INI?// BERIKUT/ LIPUTAN KHAS TIM ON THE SPOT DI BUTON TENGAH/ SULAWESI TENGGARA//

      • MAKNA TRADISI KAMOMOSE

      KOMOMOSE/ MERUPAKAN TRADISI MENCARI JODOH BAGI KAUM MUDA MUDI DI BUTON TENGAH PADA MASA LAMPAU/ YANG HINGGA KINI MASIH DILESTARIKAN// NAMA ‘KOMOMOSE’ SENDIRI DALAM BAHASA BUTON BERASAL DARI KATA ‘KOMOMO’/ YANG BERARTI BUNGA YANG SEDANG KUNCUP ATAU HAMPIR MEKAR// DAN ‘POOSE OSE’ YANG BERARTI BERJEJER SECARA TERATUR//

      SIAPA PESERTA TRADISI INI?// YANG MENGIKUTI TRADISI KAMOMOSE ADALAH PARA GADIS YANG BERUSIA 16 TAHUN KE ATAS/ DIMANA SAAT USIA TERSEBUT/ ADALAH PERALIHAN DARI MASA REMAJA MENUJU MASA DEWASA// SEDANGKAN PEMUDANYA ADALAH PEMUDA YANG SUDAH MEMILIKI PEKERJAAN//

      • PROSES TRADISI KAMOMOSE

      (insert grafis tulisan : TRADISI KAMOMOSE DILAKUKAN SECARA TURUN TEMURUN DENGAN MEMANFAATKAN MOMEN HARI RAYA IDUL FITRI.)

      TRADISI KAMOMOSE BIASANYA DILAKSANAKAN PADA MALAM HARI SETELAH IDUL FITRI// SEBELUM MELAKSANAKAN TRADISI KAMOMOSE/ PARA GADIS AKAN DIPINGIT SELAMA TUJUH HARI/ DAN TIDAK BOLEH KELUAR RUMAH// BAHKAN JIKA INGIN SEKEDAR KE KAMAR MANDI SAJA/ MEREKA HARUS MENUNGGU MALAM HARI TIBA//

      SOUNDBYTE MENJELASKAN PROSES SETELAH PINGITAN

      TEMPLATE NAMA: HARSIT, S.Ag.MM – TOKOH ADAT

      SETELAH ITU/ TUAN RUMAH PENYELENGGARA KAMOMOSE/ BIASANYA MENGUNDANG KELUARGA/ SAUDARA DAN KERABAT/ UNTUK MENGAJAK PUTRI-PUTRINYA MENGIKUTI KAMOMOSE//

      SAAT PELAKSANAAN KAMOMOSE/ PARA GADIS KELUAR RUMAH MENUJU TEMPAT KAMOMOSE DENGAN MENGGANDENG ANAK-ANAK KECIL SEBAGAI PENDAMPING/ DAN DIIRINGI DENGAN MUSIK TRADISIONAL//

      BAGI KELUARGA YANG MENJADI TUAN RUMAH TRADISI KAMOMOSE INI/ ANAK GADISNYA DIWAJIBKAN MENGENAKAN PAKAIAN ADAT YANG BIASA DIGUNAKAN UNTUK PERNIKAHAN// PAKAIAN INI BERBEDA DENGAN GADIS PESERTA LAINNYA/ DAN IA ADALAH ORANG TERAKHIR YANG KELUAR DARI RUMAH// KEMUDIAN/ PARA GADIS DUDUK BERJEJER SAMBIL MENUNDUK// DI DEPAN MEREKA TERDAPAT BASKOM ATAU WADAH SEBAGAI TEMPAT MENAMPUNG KACANG YANG DILEMPAR//

      SELANJUTNYA/ PARA PEMUDA BERJALAN MENGELILINGI PARA GADIS SAMBIL MELEMPARI KACANG YANG MEREKA BAWA// TAK HANYA PARA PEMUDA SAJA/ WARGA YANG MENYAKSIKAN PUN DIPERBOLEHKAN MELEMPARI KACANG/ UNTUK MEMILIH GADIS YANG COCOK UNTUK PUTRANYA//

      DAN SEBAGAI TANDA BAHWA GADIS ITU TELAH DIPILIH OLEH PARA PEMUDANYA/ BIASANYA MEREKA MEMBERI TANDA DENGAN MELEMPAR UANG/ CINCIN PERAK ATAU EMAS/ KEPADA GADIS YANG DIPILIH SEBAGAI TUMPUAN HATINYA//

      SOUNDBYTE TENTANG PROSES KAMOMOSE

      SELANG BEBERAPA HARI SETELAH KAMOMOSE SELESAI/ BAGI PEMUDA YANG TELAH MEMILIH GADISNYA/ MEREKA AKAN MENCARI WAKTU YANG TEPAT UNTUK MEMBICARAKAN TENTANG PROSESI LAMARAN DAN YANG LAINNYA/ SESUAI KESEPAKATAN KEDUA BELAH PIHAK//

      • MENGAPA HARUS MENGGUNAKAN KACANG DALAM TRADISI KAMOMOSE?

      LALU TIMBUL PERTANYAAN/ KENAPA DALAM TRADISI KAMOMOSE MENGGUNAKAN KACANG?// MENURUT TOKOH ADAT SETEMPAT/ KACANG INI HANYALAH PENGGANTI/ KARENA PADA ZAMAN DAHULU/ BUKAN KACANG YANG DILEMPARKAN SAAT TRADISI KAMOMOSE/ MELAINKAN KOIN ATAU MATA UANG BELANDA//

      SOUNDBYTE TENTANG MENGAPA PAKAI KACANG


      TRADISI CARI JODOH LAINNYA DI INDONESIA

      • TRADISI NGAROT, INDRAMAYU

      SELAIN TRADISI KAMOMOSE DI BUTON TENGAH/ TRADISI MENCARI JODOH JUGA ADA DI BEBERAPA DAERAH DI INDONESIA// DIANTARANYA ADALAH TRADISI NGAROT DI INDRAMAYU/ JAWA BARAT//

      TRADISI YANG TELAH ADA SEJAK RATUSAN TAHUN LALU INI MERUPAKAN UPACARA SYUKURAN ATAS HASIL PANEN DI INDRAMAYU// SEIRING PERKEMBANGAN ZAMAN/ TRADISI NGAROT KERAP DISANDINGKAN DENGAN AJANG MENCARI JODOH// MENURUT KEPERCAYAAN MASYARAKAT SEKITAR/ JIKA JODOH DIPEROLEH MELALUI UPACARA NGAROT/ PASANGAN INI BAKAL KEKAL DAN ABADI//

      (insert grafis tulisan : KONON JIKA JODOH DIPEROLEH MELALUI UPACARA NGAROT, HUBUNGAN PASANGAN TERSEBUT AKAN KEKAL DAN ABADI.)

      DALAM TRADISI INI/ PARA GADIS DAN PEMUDA DUDUK SALING BERHADAP-HADAPAN/ SAMBIL DISUGUHI TARIAN RONGGENG KETUK// PARA GADIS DAN PEMUDA AKAN DIKENALKAN DENGAN ALAT-ALAT UNTUK BERTANI// MULAI DARI MENGGUNAKAN CANGKUL/ HINGGA PEMBERIAN BIBIT// HARAPANNYA/ TENTU SAJA AGAR KAUM MUDA BISA MELANJUTKAN BUDAYA AGRARIS//

      • TRADISI OMED-OMEDAN, BALI

      (insert grafis tulisan : TRADISI MENCARI JODOH YANG ADA DI DESA ADAT SESETAN, DENPASAR SELATAN, BALI, DISEBUT OMED-OMEDAN).

      OMED-OMEDAN ADALAH TRADISI UNIK CARI JODOH DI BALI// TRADISI INI DIWARISKAN SECARA TURUN TEMURUN DI DESA ADAT SESETAN/ DENPASAR SELATAN/ BALI// BIASANYA/ TRADISI INI DIGELAR SATU HARI SETELAH HARI RAYA NYEPI// RITUAL DIAWALI DENGAN SEMBAHYANG BERSAMA PESERTA OMED-OMEDAN/ DILANJUTKAN DENGAN TARIAN RITUAL UNTUK KESELAMATAN/ DI AREA YANG AKAN DIJADIKAN TITIK ACARA//

      DALAM TRADISI INI/ PARA MUDA MUDI BERBARIS KE BELAKANG DAN BERHADAP-HADAPAN//

      SATU-PERSATU/ BAIK PRIA DAN WANITA/ DIBOPONG DAN DIPERTEMUKAN/ KEMUDIAN MEREKA BERPELUKAN DAN DISIRAM AIR// TRADISI INI DIMAKNAI SECARA ADAT SEBAGAI WUJUD KEAKRABAN/ MENJAGA KERUKUNAN WARGA/ DAN SALING KASIH SAYANG//

      • TRADISI GREDOAN, BANYUWANGI

      (insert grafis tulisan : SUKU OSING, BANYUWANGI MEMILIKI TRADISI CARI JODOH DISEBUT GREDOAN, BERASAL DARI KATA GREDO YANG ARTINYA MENGGODA)

      DI DAERAH BANYUWANGI/ JAWA TIMUR/ ADA TRADISI UNIK CARI JODOH YANG MASIH BANYAK DILAKUKAN SUKU OSING/ BERNAMA TRADISI GREDOAN// BERASAL DARI KATA GREDO YANG ARTINYA MENGGODA/ DIMANA DALAM TRADISI INI/ PRIA DEWASA YANG MASIH BELUM PUNYA PASANGAN/ DIPERSILAHKAN MERAYU LAWAN JENISNYA// BIASANYA/ SANG PRIA MENDATANGI LANGSUNG RUMAH GADIS DIINCARANNYA UNTUK BERKENALAN/ UNTUK DIJADIKAN CALON ISTRI// GREDOAN MERUPAKAN TRADISI TURUN TEMURUN/ YANG DIGELAR DI SETIAP MALAM PERINGATAN MAULID NABI//

      (insert grafis tulisan : PARA ORANG TUA TAK MEMPERSOALKAN SIAPA YANG DATANG BERKENALAN DENGAN ANAK GADISNYA, YANG PENTING SI PRIA BISA MENJAGA KESOPANAN)

      DI MALAM GREDOAN INI/ PARA ORANG TUA TAK MEMPERSOALKAN SIAPA YANG DATANG BERKENALAN/ DENGAN SYARAT/ MENJAGA KESOPANAN// SELAIN BISA MENDATANGI RUMAH SANG GADIS/ DI SEPANJANG JALAN DESA JUGA DIRAMAIKAN BERBAGAI ATRAKSI SERTA PAWAI KELILING DESA// MESKI SUDAH BERUSIA PULUHAN TAHUN/ TRADISI UNIK INI MASIH TETAP DIPERTAHANKAN WARGA BANYUWANGI HINGGA KINI//

      PEMIRSA/ ITULAH TRADISI KAMOMOSE/ TRADISI UNIK MENCARI JODOH DI DAERAH BUTON TENGAH/ DAN BEBERAPA TRADISI LAINNYA DI BERBAGAI DAERAH DI INDONESIA//


      Close